Bukan apa-apa

Okeh jika ditarik garis sederhanya cukup  menyampingkan ego dan keinginan sepihak maka akan jelas "apa" dan "kenapa" harus terjawab. Ada sesuatu yang sebenarnya lebih dulu jatuh sebelum pertanyaan itu muncul dan diluar kendali. Sepenuhnya aku sadar bahwa banyak yang lebih baik atau serupa namun lagi-lagi situasi mengukur jarak tanpa kuketahui. Jadilah kemarin, hari ini, mungkin esok, lusa, tulat atau tubin sebagai zona antara daratan dan waktu yang berpas-pasan. 

Comments

Popular posts from this blog

Aksara