selamat 22

Berdalih agung untuk harapan melangit kepada sang Khalik

Bersimpuh memangku hening, melambungkan doa dan syukur kepada pemilik kerajaan semesta yang mengijinkan hari ini terjadi lagi

Satu-satunya titik tumpu tempat kulabuhkan aduan batin tentang rasa dengan teriakkan paling sunyi oleh seorang pelaku sepertiku

Dibuatnya aku istimewa
Istimewa atas kepala, bahu, genggaman dan pijakkan

Dibuatnya aku dewasa, akrab dengan waktu
Waktu yang sedianya bak sekat pekat melintang tak terbilang 

Terimakasih hari ini, hari penanda sebuah angka yang bertambah untuk sang raga menurut kalender bumi

Nominal baru yang kusebut 22
Tak ada keraguan apapun karena lakon dan panggung telah disiapkan oleh-Nya Allah azza wa jalla untuk suatu peran garis takdir (meraki)






28 Feb 1999
Selamat ulang tahun.

- rid

Comments

Popular posts from this blog

Aksara

Bukan apa-apa